Penyebab Barang Bagasi Hilang di Bandara

Penyebab Barang Bagasi Hilang di Bandara

Saat ini banyak berita kehilangan atau kerusakan Bagasi pada saat naik pesawat atau di bandara. Kasus kehilangan kerusakan barang bagasi ketika di bandara adalah kasus yang paling sering terjadi.

Sebenarnya bagaimana barang bagasi bisa hilang? Inilah beberapa alasan paling umum mengapa barang bagasi kita sering hilang menurut salah satu petugas bandara.

Penyebab Barang Bagasi Hilang di Bandara


  1. Pada saat pemeriksaan barang bagasi.
    Bagasi yang dibawa dipersiksa dalam waktu tambahan sehingga terjadi keterlambatan saat memuat barang.
  2. Petugas / Karyawan baru.
    Beberapa karyawan biasanya seorang pemula yang mungkin menempatkan bagasi di troli yang salah sehingga terbang ke tujuan yang salah juga
  3. Petugas check in maskapai memasang stiker yang salah.
  4. Penumpang tidak melepas atau membuang stiker lama dari barang/tas yang dibagasikan. Sehingga menyebabkan kebingungan petugas.
  5. Barang bagasi tersebut terjebak di area bagasi dan masuk ke arah yang salah saat penerbangan sangat banyak.
  6. Barang bagasi terjatuh dari mobil yang membawanya ke pesawat dan tidak ada yang memperhatikan. Ini jarang terjadi.
  7. Sistem tidak mengenal barang bagasi Anda. Oleh karena itu, pihak maskapai menyarankan agar penumpang meninggalkan informasi kontak di area luar barang yang dibagasikan.


Dari beberapa alasan tersebut, sebagian besar adalah human error dari petugas maskapai, pengurus bagasi, dan pihak bandara. Namun perlu diperhatikan, nomor 4 adalah kesalahan penumpangnya. Jadi, sebaiknya lepas stiker lama dari barang bagasi Anda sebelum melakukan penerbangan berikutnya.

Selain itu, lakukan pula saran nomor 7 dengan memberikan informasi nama di koper. Berikan tag koper dengan detail nama dan nomor kontak Anda.

Apa yang Harus Anda Lakukan ketika Bagasi Hilang Saat Penerbangan


Ada tiga langkah yang dapat dilakukan ketika bagasi hilang saat penerbangan, yaitu:

  1. Hubungi customer service maskapai yang bersangkutan. 
  2. Buat laporan kehilangan lost & found dengan mendeskripsikan barang yang hilang, kemudian sertakan identitas diri dan boarding pass. 
  3. Tunggu informasi dari maskapai yang bersangkutan. 

Prosedur maskapai 

Selain itu, langkah antisipatif lain yang bisa Anda lakukan, ketahui prosedur pengurusan bagasi hilang pada maskapai yang Anda gunakan.

Pelaporan bagasi setiap maskapai berbeda-beda. 


Garuda Indonesia, misalnya, dalam situs web resminya, menyebutkan, bagasi penumpang hanya mencakup barang, benda, atau properti lainnya yang dipakai dan dibutuhkan untuk kenyamanan selama perjalanan.

Garuda Indonesia menyediakan akses untuk mengetahui informasi mengenai status bagasi dengan memasukkan nama dan nomor referensi yang disediakan petugas saat melakukan pelaporan. Para penumpang wajib melaporkan ke kantor Baggage Service di area kedatangan sebelum meninggalkan bandara apabila bagasi tidak diterima pada waktu kedatangan atau bagasi dalam keadaan rusak. Jika Anda menggunakan penerbangan internasional, diberikan batas waktu pelaporan kerusakan selama tujuh hari. Laporan tersebut wajib dilengkapi dengan dokumen baggage tag number, kartu identitas, dan boarding pass. Kemudian, petugas akan memberikan bukti laporan yaitu Property Irregularity Report (PIR). Proses ini dilakukan dalam kurun waktu 14 hari. Jika ditemukan, bagasi akan diantar ke alamat yang tercatat dalam dokumen PIR. Jika bagasi tidak ditemukan, dapat dilakukan klaim ganti rugi.

Pelaporan atas kehilangan atau kerusakan bagasi yang diterima setelah meninggalkan area kedatangan (kecuali penerbangan internasional) atau tidak disertai kelengkapan dokumen wajib, akan ditindaklanjuti tanpa ada kewajiban untuk memberikan ganti rugi. Garuda Indonesia bertanggung jawab dalam hal membantu proses pencarian dari laporan bagasi hilang.

Sementara itu, maskapai penerbangan Citilink, melalui situs web resminya, memastikan bagasi penumpang tiba tepat waktu dan dengan kondisi yang sama saat menerimanya. Jika bagasi hilang atau rusak, penumpang dapat meminta bantuan staf di Gerai Bagasi Citilink yang berada di bandara kedatangan. Selain itu, jika di bandara kedatangan tidak terdapat Gerai Bagasi Citilink, penumpang dapat meminta bantuan staf di Meja Layanan Citilink. Apabila bagasi rusak, penumpang harus menunjukkan bagasi tersebut ke staf untuk dipelajari tingkat kerusakannya.

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga

Mungkin Anda Suka

Comments