Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Garuda Indonesia Maskapai Terbaik Region Asia dan Australasia dalam Ajang Passengers Choice Awards 2014

Sejalan dengan program transformasi dan peningkatan layanan yang terus menerus dilaksanakan, Garuda Indonesia terpilih sebagai pemenang penghargaan "Passenger Choice Awards 2014" untuk kategori "Best in Region : Asia and Australasia" selama dua tahun berturut-turut dari "Airline Passenger Experience Association" (APEX) – asosiasi peningkatan layanan penerbangan - yang berkedudukan di New York, Amerika Serikat. Sebelumnya, pada September 2013 lalu Garuda juga dinobatkan sebagai “Best in Region: Asia and Australasia” dalam ajang “Passenger Choice Award 2013”.

Penghargaan "Best in Region : Asia and Australasia" tersebut diterima oleh Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Faik Fahmi dalam acara "Airline Passenger Experience Association (APEX) Award Ceremony" yang berlangsung di Anaheim, California, Amerika Serikat, pada hari Senin (15/9/2014) malam waktu setempat.

Dalam ajang penghargaan tersebut, Garuda Indonesia berhasil m…

Per 1 Oktober, Garuda Tidak Satukan Airport Tax dengan Harga Tiket

Garuda Indonesia memastikan akan mengeluarkan komponen airport tax atau Passenger Service Charge (PSC) dari harga tiket mulai 1 Oktober 2014. Hal ini tentu bertentangan dengan rencana pemerintah yang akan menyatukan airport tax dengan tiket untuk seluruh maskapai penerbangan.

Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan SKEP Dirjen Perhubungan Nomor KP 446 Tahun 2014 pada tanggal 9 September 2014 yang menetapkan pemberhentian pungutan airport tax di bandara, dan memasukkannya ke dalam harga tiket di seluruh bandara di Indonesia dan berlaku untuk semua maskapai penerbangan.

Saat ini Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink Indonesia, menjadi dua maskapai penerbangan yang menggabungkan airport tax dengan harga tiket pesawat. Penggabungan itu sudah dilakukan sejak 10 Oktober 2012 di seluruh penerbangan yang dioperasikan oleh kedua maskapai.

Akan tetapi, menurut Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer, penggabungan airport tax dengan tiket yang hanya dilakukan ole…

Airport Tax Akan Disatukan dengan Tiket Pesawat Oleh PT Angkasa Pura

Setelah selama ini dipisahkan, pajak bandar udara (passenger service charger) atau airport tax akan dikenakan atau digabung bersama dengan pembelian tiket pesawat terbang. Seperti diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, koordinasi terkait hal itu sudah dilakukan perusahaan BUMN pengelola bandara yakni PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero), dengan Kementerian Perhubungan.

“Kedua perusahaan pelat merah melalui Kementerian BUMN berkoordinasi agar aturan terkait airport tax tersebut segera diterbitkan. Akhirnya, aturan terkait airport tax diterbitkan Kemenhub pada Senin (8/9). Bahwa seluruh penerbangan diwajibkan memasukkan airport tax ke dalam harga tiket. Sehingga, perusahaan penerbangan yang akan membayar ke Angkasa Pura,” ujarnya usai Rapim di Kantor PGN, Jakarta, Kamis (11/9).

Dia mengatakan, pihaknya masih menunggu proses penerapan penghapusan airport tax tersebut. Dengan adanya kebijakan anyar ini dapat mengecilkan kerugian di setia…

Citilink Maskapai Pelestari Budaya Pantun

Citilink Lestarikan Budaya Indonesia Lewat Salam Pantun Citilink, anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk. untuk jasa penerbangan berbiaya murah (LCC), terus meningkatkan layanan terbaik kepada seluruh penggunanya. Tepat, Selasa, 7 Mei 2013, Vice President Marketing & Communication PT Citilink Indonesia, Aristo Kristandyo, mengumumkan penerapan prosedur terbaru di dalam kabin pesawat, yaitu Salam Pantun oleh awak kabin di setiap penerbangan Citilink ke seluruh destinasi. Salam Pantun ini dimulai efektif Minggu, 5 Mei 2013.

“Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Salam Pantun oleh seluruh awak kabin kami ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan layanan terbaik sesuai dengan semangat Citilink sebagai maskapai LCC yang fun, affordable, and reliable.

Kami yakin dengan ciri khas kami yang baru ini memberikan pengalaman tak terlupakan bersama Ciitilink,” ujar Aristo.
Salam Pantun menjadi prosedur tetap dari C…

Cara Pembayaran Tagihan Telkom Praktis, Mudah dan Aman

Anda merasa lelah dalam antrian saat melakukan pembayaran tagihan Telkom di loket-loket pembayaran?
Gunakan solusi kami!
Melalui ATM.  Berikut beberapa ATM yang bisa Anda pilih untuk melakukan transaksi pembayaran : Bank AGRO, Bank ANZ Panin, Bank BCA, Bank BII, Bank BNI, Bank BRI, Bank Syariah Mega, Bank Buana, Bank Bumi Putera, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank Sumut, Bank DKI, Bank Ekonomi, Bank HAGA, Bank Himpunan Saudara, Bank Jatim, Bank Mandiri, Bank Maspion, Bank Mega, Bank Mestika Darma, Bank Permata, Bank Sumsel, Rabobank, Bank NISP, Bank Muamalat, Bank Nagari, Bank NTB, Bank Syariah Mandiri, Bank DIY, Bank BTN.
Internet Banking.  Untuk internet banking, berikut bank yang ditunjuk : Bank ANZ Panin, Bank BCA, Bank BII, Bank BNI, Bank BRI, Bank Bukopin, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank NISP, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank Ekonomi, Bank Permata.
Mobile Banking.  Untuk mobile banking, detail bank yang ditunjuk : Bank ANZ Panin, Bank BCA, Bank BII, Bank Bukopin, Bank CIMB Ni…

Menteri Perhubungan Siap Naikkan Tarif Penerbangan

Menteri Perhubungan EE Mangindaan memang berencana untuk menaikkan tarif angkutan udara yang saat ini dibatasi oleh pemerintah. Bahkan, Menhub mengatakan, rencana menaikkan tarif merupakan bentuk hutang kepada Garuda Indonesia. “Saya memang punya utang untuk menaikkan tarif. Kira-kira 10 persen,” ujar Mangindaan.

Menhub mengaku, keinginannya menaikkan tarif untuk menyelamatkan Garuda yang sudah merugi triliunan rupiah, kendati nantinya bakal mendapat banyak protes “Saya angkat tangan saja, tapi yang penting bagaimana menyelematkan Garuda,” ungkap Mangindaan seperti dilansir Suara Merdeka.

Selain membayar utang, sebagai menteri perhubungan, dia meminta maaf bahwa hingga saat ini belum ada infrastruktur di dalam negeri yang memadai. Bahkan pertumbuhan industri penerbangan lebih cepat daripada infrastruktur di transportasi laut dan udara. “Infrastruktur kalah cepat dengan airlines. Airlines pertumbuhannya cepat tapi infrastrukturnya lambat,” papar Mangindaan.

Di sisi lain, Dirut Garuda …