Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Tentang Ibu Hamil dan Bayi Ketika Naik Pesawat Garuda Indonesia


Bolehkah ibu hamil melakukan perjalanan dalam penerbangan Garuda Indonesia?

Boleh, namun dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Apabila ibu hamil melakukan perjalanan dengan penerbangan Garuda, diminta untuk menginformasikan kepada petugas darat. Untuk usia kehamilan 1-32 minggu, sebelum penerbangan diperlukan pengisian surat pernyataan (FOI) yang disediakan oleh petugas darat.
  • Usia kehamilan 32-36 minggu dan usia kehamilan dibawah 36 minggu yang kehamilannya disertai dengan komplikasi, dikarenakan kondisi dalam penerbangan yang kemungkinan dapat mempengaruhi kehamilan, sebelum melakukan perjalanan diharuskan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Dokter yang berdinas di GSM(Garuda Sentra Medika), yang berupa surat Medical Information (MEDIF) Part 1, Part 2 dan FOI. Informasi lebih lanjut mengenai FOI dan MEDIF dapat menghubungi call center Garuda Indonesia di 0804 1 807 807 atau call center di tiap negara.
  • Usia kehamilan di atas 36 minggu tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang
  • Laporkan pada petugas darat dan Awak Kabin tentang kehamilan Anda.
Jika usia kehamilan saya di atas 36 minggu tetapi ada keperluan mendesak, misalnya ada keluarga yang meninggal dunia apakah saya diperbolehkan melakukan penerbangan?

Tetap tidak memperbolehkan, dengan alasan keselamatan. Sesuai dengan regulasi perusahaan kami juga tidak menerima ibu hamil di atas usia 36 minggu.

Bolehkah membawa babystroller ke dalam kabin?

Tidak boleh. Babystroller harus dimasukkan ke dalam kompartemen bagasi pesawat sebagai checked baggage. Penumpang yang membawa baby stroller masih boleh menggunakan hingga sampai pada boarding gate kemudian ketika boarding, baby stroller tersebut akan diberi Limited Release Tag oleh petugas darat dan dimasukkan ke dalam kompartemen bagasi pesawat.

Dapatkah saya membawa susu cair atau susu bubuk formula bayi di tas jinjing saya? Ini untuk bayi saya saat dipesawat?

Sebagian besar otoritas (keamanan bandara, pabeaan, imigrasi, dll) akan memperbolehkan susu atau susu formula bayi dengan jumlah yang layak yang dibawa di pesawat untuk dikonsumsi bayi. Namun untuk penerbangan internasional, untuk membawa susu cair, berlaku prosedur tentang LAG (Liquid Aerosol Gels) dimana maksimal barang yang dibawa ke dalam kabin berkapasitas 100ml. Susu bubuk harus dikeluarkan dari bagasi kabin dan ditunjukkan ke petugas keamanan di pos pemeriksaan. Barang tersebut mungkin harus menjalani pemeriksaan keamanan. Silakan tanyakan otoritas yang berwenang jika ragu.

Bagaimanaketentuan membawa bayi atau anak-anak dibawah 2 tahun ke dalam penerbanganGaruda Indonesia?

Bayi atau anak-anak kurang dari 2 tahun dapat melakukan perjalanan dalam penerbangan Garuda Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Bayi harus disertai dengan seorang pendamping dewasa yang memangku bayi tersebut.
  • Pendamping tersebut bepergian pada penerbangan yang sama, di kelas yang sama, dan untuk tujuan yang sama dengan bayi
  • Satu bayi harus didampingi oleh satu penumpang dewasa yang bersedia dan mampu untuk mengambil tanggung jawab penuh atas bayi.
  • Bayi dapat menggunakan fasilitas Baby Basinet yang disediakan oleh Garuda di dalam pesawat (selama jumlahnya mencukupi), namun pada saat lepas landas, mendarat dan kondisi turbulensi, bayi harus dipangku.
  • Awak Kabin akan membantu pengunaan sabuk pengaman khusus bagi bayi. Selain itu juga disediakan pelampung khusus bagi bayi yang akan dikumpulkan kembali setelah mendarat. Pelampung tersebut hanya digunakan pada saat kondisi darurat.

Apakah bayi yang baru lahir diperbolehkan melakukan perjalanan dengan pesawat Garuda Indonesia?

Garuda tidak merekomendasikan bagi bayi berumur dibawah 7 hari setelah dilahirkan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang Garuda Indonesia. Bayi prematur dapat terbang dengan melengkapi Medical Information (MEDIF) dan laporkan kondisi tersebut pada petugas darat.

Sumber: Frequently Ask Question of Garuda Indonesia

Mungkin Anda Suka

Komentar